Kamis, 12 April 2012

Teknik Mancing Ikan Belanak


MEMANCING IKAN BELANAK
TIP & TRIK MEMANCING BELANAK SUNGAI

Ikan Belanak adalah ikan yang selalu bergerombol dan terkenal sulit dipancing, habitat ikan Belanak berada di deburan ombak Belanak termasuk ikan yang hidup di air asin.dan.sungai
Ternyata ikan belanak bisa menjadi target pemancingan yang sangat menarik dan memuaskan. Selain membuat ketagihan karena tarikannya yang mengejutkan, hasil yang banyak juga bisa diharapkan kalau memancing ikan ini. Tetapi untuk mengailnya tentu ada teknik khusus yang harus dipelajari. Selama ini, teknik ini telah dikembangkan oleh pemancing-pemancing dari Jawa Barat, khususnya daerah Pesisir , Cilacap, Pangandaran dan sekitarnya.
Memancing belanak secara umum dilakukan di sungai dekat muara, Memancing di sungai tidak perlu bolak-balik ke sana-kemari mencari lokasi yang tepat untuk dipancingi, karena ikan itu selalu bergerombol apabila mencium bau umpan .
Jika anda adalah pemula dalam memancing belanak, ada baiknya memperhatikan beberapa tips berikut ini.


1. Palesan/Joran
Walesan/Joran ujungnya lunak, untuk mempermudah mengendalikan tarikan ikan Belanak, karena ikan Belanak akan merasa takut apabila sudah muncul di atas permukaan air

2 Tali/Kenur
Tali kecil dan kuat ukuran 0.20 mm

3. Pancing/Ukuran Kail
Pancing ukuran 05, 06,07, disesuaikan dengan keadaan ikan

4. Rangkaian Pancing
Pnacing diikat satu persatu dengan senar ukuran 0.20 sebanyak 6 biji, kemudian dirangkai menjadi satu dengan ukuran rangkain kurang lebih panjangnya 5 cm. kail rangkaian itu berguna buat membantu  supaya tidak gampang terlepas, juga berfungsi sebagai pancing garong yang berguna untuk memberikan kekuatan tambahan apabila dapat menancap juga di bagian luar badan ikan.

5. Pelampung
Gunakan pelampung untuk mancing belanak, apabila ikannya mengambang dipermukaan air

6. Lokasi
Cari lokasi di aliran sungai dekat muara yang alirannya tidak deras. Untuk itu perlu diperhatikan kondisi pasang surut air laut. Lokasi ketika pasang mungkin berbeda dengan ketika surut.


7 Bandul/Timah.
Ukuran Timah/Bandul no. 10 - 12.

8. Umpan dari Terigu
Bahan : Terigu , Mentega, Gula, Air, Gajih Ayam, aroma pewangi
caranya : Terigu 1/4 kg dicampur air kurang lebih 5 sendok teh, kemudian cazmpurkan mentega secukupnya
kemudian aduk dalam keadaan seperti kering kemuadian di kukus kurang lebih 10 menit. sesudah itu diamkan sampai dingin, campurkan gajih ayam dan aroma pewangi dan pasta yang dibutuhkan.

9. Umpan dari Roti
Bahan : Roti Tawar
Caanya : roti tawar diaduk dengan air secukupnya jangan terlalu lembek, campurkan mentega, gaji ayam atau pasta lain sehingga umpan menjadi wangi dan segar

10. Umpan Belanak dari bumbu dapur
Bahan : Bawang Merah, Bawang Putih, Kacang Tanah/Muncang, minyak kelapa, aroma pewangi, dan penyedap makanan
Caranya : Bawang Merah 3 biji, Bawang Putih 5 biji di iris tipis, Kacang Tanah/Muncang di goreng secara terpisah, Bawang Merah daan Bawang Putih di goreng secara bersamaan jangan sampai berubah warna. sesudah itu di tumbuk bareng sama Kacang Tanah/Muncang, minyak penggorengan  dicampurkan kepada hasil tumbukan ditambah gajih ayam.

selamat mencoba




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar